Elevation

Selasa, 01 April 2008

Budidaya Murbei

BIOLOGI DAN KIMIA MURBEI

Pohon murbei merupakan tumbuhan asli Pegunungan Himalaya. Sekarang, pohon murbei menyebar baik di daerah tropik maupun daerah sub tropik mulai dari ketinggian 0 – 4000 m dpl. Pohon murbei termasuk ke dalam genus Morus.

Klassifikasi

Murbei termasuk ke dalam genus Morus, family Moraceae.Ordo Klas Dicotyledonae. Pohon murbei memiliki lebih dari 35 species dan sub species (Ryu, 1998). Berdasarkan long style bunga jantan species murbei dikelompokkan ke dalam Dolychostyle dan Macromorus .

Species dan Varietas
Tidak kurang dari 100 species murbei yang telah dikenal. Akan tetapi yang sering dibudidayakan untuk kepentingan budidaya ulat sutera adalah Morus Alba, Morus Cathayana dan Morus Multicaulis



















Morfologi





Kimia Murbei



Penentuan Lokasi Usaha Tani Sutera Alam



Pengadaan Bibit dan Penanaman




Perlindungan Tanaman



Pembentukan Batang Pokok




Pangkas dan Panen Daun



5 komentar:

nindafunky mengatakan...

Hai met kenal! Blognya bagus!
Ssst....CARI DUIT DI INTERNET YUUK!!
Pingin dapat duit tiap kali blog kita dikunjungi orang?
Silahkan klik di sini!
Pingin ngeklik dapat duit??
Silahkan
klik di sini!

Ir. ACU SUNTANA mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
Ir. ACU SUNTANA mengatakan...

lagi disusun nich narasinya. Kunjungi terus blog nya

Anonim mengatakan...

wah, akhirnya nemu juga blog beginian.. aku lagi mau mulai beternak ulat sutera.

Tanya donk, mas, kalo ulat sutera tahan di daerah tropis gitu gak? kayak di jkt? hahaha.. kalo gak, ada alat pengatur suhunya gak?

Terus, penanaman murbei kalau di daerah tropis bisa juga gak? aku cuma mau coba-coba dulu dalam skala kecil n biar gak jauh dari rumahku yang di jakarta..

makasi banyak, ya, mas

Ir. ACU SUNTANA mengatakan...

Ulat Sutera bisa tahan di daerah tropis, seperti Indonesia. Daerah pengembangan yang optimal mulai dari 400 - 1000 m di atas permukaan laut (dpl).

Pengembangan ulat sutera di jakarta, kayaknya banyak masalah, karena usaha ini memerlukan lahan yang relatif luas. Tapi, kalo untuk coba-coba dalam skala kecil, ya bisa juga, cuma hasilnya (produksi kokon) gak sebaik di daerah 400 - 1000 dpl.

Ketinggian Jakarta kayaknya 100 m dpl kebawah.

Met Mencoba.